Evolusi adalah bagian mendasar yang menyebabkan perubahan pada tatanan kehidupan, pun juga pada dampak yang disertakannya. Perkembangan peradaban yang melahirkan berbagai item-item kemudahan dengan memanfaatkan media baru. Itu juga adalah bagian dari evolusi kemajuan.
Pemerasan yang kita pahami sebelumnya, pada batasan aktivitas-aktivitas fisik, juga berevolusi dengan kemajuan zaman. Kemudahan dan ketergantungan menjadi bagian penting, mengapa hal itu menjadi masalah baru.
Perubahan dan perkembangan teknologi informasi menjadi tesis yang mendasar dan dapat menjadi pertanyaan penting, apakah kemajuan peradaban ini dapat seiring dan sejalan dengan bauran tameng-tameng penangguhnya. Itu adalah pekerjaan rumah kita.
Kita jauh berselancar pada kemajuan sedang nyatanya adalah kemunduran. Bila pada kemajuan telah menjadi gerusan yang akan menjadi ancaman, bukankah kita membutuhkan tameng tangguh untuk menentangnya.
Kita belum selesai dengan virus Covid-19, yang dampaknya melumpuhkan berbagai sector. Lumpuhnya bagian-bagian yang sebelumnya telah dirasa tangguh menentang laju efek kemajuan, namun ternyata nampak lumpuhnya oleh bakteri, yang tak kasat mata.
Ransomware pun juga adalah buah dari perkembangan teknologi dan informasi. Mari kita bahas.
Dikutip dari Badan Siber dan Sandi Negara (18/06/2021) Runsomware merupakan jenis malicious software, yang menuntut terbusan financial dari seorang korban dengan melakukan penahanan pada asset atau data yang bersifat pribadi. Bahkan negara adi daya sekelas Amerika serikat, pun menyebut virus ini sebagai aksi terorisme baru.
Runsomware serupa kejahatan pemerasan, dalihnya memanfaatkan data dari korbannya untuk memperoleh keuntungan dengan mengancam akan mengunci data korban bila tidak melakukan tebusan dalam bentuk pembayaran uang.
Saya menyebutnya sebagai virus dengan otak kancil. Bagaimana tidak, virus ini menyerang dengan menginveksi file-file dan menguncinya hingga tidak dapat lagi untuk diakses. Pada setiap folder terdapat pemberitahuan berupa catatan peringatan dan kualifikasi metode pembayaran tebusan.
Beberapa negara internasional pun diberitakan telah terjamah oleh serangan virus jahat ini. CNBC Indonesia (04/06/2021) JBS Brazil yang merupakan pusat pengepakan daging terbesar di Brazil pun mengalami serangan Runsomware.
Dengan serangan Runsomware data-data penting yang disentralkan oleh perusahaaan dalam satu file enskripsi dapat terinveksi dan tidak dapat bisa lagi untuk diakses.
Runsomware dapat menjadi ejakulasi baru dalam ragam kejahatan diera digital saat ini. Kegiatan-aktivitas kita yang dominan telah beralih secara cepat melalui item kemudahan dari kemajuan teknologi dan informasi menjadi formulasi yang perlu dibubuhkan tameng penangguhnya.
Pada saat Saya membuat tulisan ini pun, Laptop saya sedang terserang virus Runsomware, data-data yang saya tabuhkan dalam satu file enskripsi secara cepat dan menyeluruh terinveksi hingga tidak dapat lagi untuk diakses atau dibuka.
Masalahnya, beberapa hari yang lalu Saya mengunduh salahsatu software secara illegal. Software sebenarnya dengan mudah dapat diperoleh secara legal namun dominan software tersebut basisnya premium atau berbayar.
Bila dalam serial animasi SpongeBob. Tokoh Squidward pernah mengatakan bahwa seragam adalah tanda dan bukti penindasan. Pun juga pada perkembangan peradaban yang melahirkan kemudahan instan namun juga ini serupa gambaran, sebagai tantangan dan penindasan baru.
Pandemi covid-19 pun tidak jauh berbeda bila dibandingkan dengan virus Runsomware. Bakteri covid-19 menyerang langsung kepada manusianya, sedang runsomware berusaha menyerang bagian terpenting dari kerja-kerja manusia.
Sebagai solusi guna terhindar dari virus Runsomware adalah dengan tidak mengakses website-website illegal untuk memperoleh software atau aplikasi-aplikasi premium, sedang bagian lainnya adalah dengan melihat-membaca secara teliti dan baik pada bagian-bagian penting yang ingin menyadurkan data pribadi kita untuk diperoleh.
Hal ini dirasa penting karena Virus Runsomware hanya dapat masuk bila kita mengkonfirmasi notifikasi persetujuan pada data pribadi yang telah kita isi sebelumnya, setelah itu dengan mudahnya virus ini bekerja menginfeksi enskripsi file kita secara menyeluruh.
Apakah kita nampak jauh berpijak pada kemajuan dan perubahan besar sedang bagian kecil nan terlupa, untuk kita pikirkan. Sejauh mata kita memandang untuk kemajun, namun tak lupa juga kita harus memikirkan keteraturan. Keteraturan yang menjadi kendali kita pada teknologi dan variable-variable penting pendukungnya.
Jum'at 02 Juli 2021

Komentar
Posting Komentar